Powered By Blogger

Saturday, June 06, 2009

Berjuanglah demi Cinta

Tertawaku berbaur dalam biru
Setitik asa terpanjat di setiap helaan nafasku
Rindu pun membeluenggu
Dan jika menangis pun, aku menolak disebut pilu
Ini bukanlah nestapa
Tapi ini cinta
Yang sedang dalam fasenya untuk membuka mata
Yang sengaja mengambil adegan fana
Untuk menguji semua ceria dan bahagia

Katika ku menyusup matanya dalam layar
Gambar baik itu menguatkan
Memberiku harapan, dan berteriak;
“Langkahmu untuk mempertahanku sudah benar”

Ketika ku berdoa pada Tuhan yang kupercaya
Kusebut nama-Nya
Dan seolah Tuhan menghantar kepedulianku padamu
Membelaimu, dan menguatkanmu

Ketika ku menyusup dalam mimpiku,
Kamu menghampiriku dan memelukku
Memberi hawa bahwa ini akan dapat dilalui secepatnya
Tak lupa, kamu mengecupkan sayang
Dan mengibaskan risau hati dengan senyum

Ketika ku hirup udara setiap pagi,
Angin membawa pesanmu untuk jangan pernah menyerah
Bias cahaya membawaku dalam jernih pikiranmu
Dan menyampaikan salam “Berjuanglah demi cinta”
Langit biru pun menitikkan hujan,
Menandakan bahwa di setiap tetes airnya,
Mewakili bagian rasa rindu di hatimu yang menyanyangiku

Ketika aku berjuang atas nama cinta,
Di gedung aku menginjakkan kaki, di situlah kamu
Aku bisa merasakan kehadiranmu
Merasakan tanganmu yang entah dimana berusaha menggapai diriku
Hatimu yang menjerit
Memanggil namaku untuk duduk dalam naungan cintamu
Tubuhmu seolah berontak ingin bersanding dengan diriku
Aku mendengarmu,
Dan merasakan betapa rindunya kamu akanku

Hatiku,
Begitu kamu biasa memanggilku
Aku akan menggenggam jemarimu,
Biar garis-garis kehidupan tangan ini menyatu
Aku akan disampingmu sampai akhir.
Karena kamulah hatiku




Untuk Adi, Oohku
18 Desember 08

No comments:

Post a Comment